Showing posts with label Allah SWT. Show all posts
Showing posts with label Allah SWT. Show all posts

Monday, April 6, 2020

Mengenal Hujan Lebih Dekat


Assalamu’alaikum,

Materi hidrosfer dalam pelajaran geografi di SMA kelas X salah satunya membahas tentang siklus air atau juga biasa disebut sebagai siklus hidrologi. Ada tiga macam siklus air yaitu siklus panjang, siklus sedang, dan siklus pendek. Setiap siklus selalu diawali oleh proses penguapan air, baik penguapan air (evaporasi) maupun proses penguapan dari tumbuhan (transpirasi), atau gabungan keduanya yaitu evapotranspirasi.

Untuk memperkuat daya ingat dan mengaplikasikan materi yang sudah dipelajari, dapat dilakukan dengan latihan soal berikut ini:

Kembalinya air ke permukaan bumi terjadi dalam proses hujan (presipitasi). Proses tentang hujan telah pula Allah jelaskan dalam Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam. Pertanyaan pertaman, pada Qu’an surat dan ayat berapakah Allah menjelaskan bahwa hujan yang Allah turunkan bermula dari dihembuskannya angin sampai turunlah hujan dan membuat hamba-Nya bergembira? Tuliskan ayat dan artinya di buku tulismu.

Alhamdulillah, dengan mengerjakan soal tersebut maka hari ini kamu telah menambah tilawah 1 ayat.

Air hujan berasal dari berbagai macam muka air di Bumi yang mengalami penguapan, tetapi seringkali turun dalam kondisi yang jernih. Meskipun pada kondisi turunnya hujan asam, akan berbeda dengan hujan biasa. Pertanyaan kedua, mengapa kita tidak disarankan untuk langsung mengkonsumsi air hujan padahal kondisinya sudah jernih? Kemukakan dua alasannya dan tulis di bukumu.

Alhamdulillah, dengan mengerjakan soal tersebut, Insya Allah kita akan menjadi lebih peduli pada hal-hal yang terjadi di sekitar kita.

Terima kasih dan terus tekun belajar serta ikhlas selalu.

Wassalamu’alaikum.


Wednesday, February 15, 2017

The Green Al-Qur'an

My tears just fell down. 
Inginnya kalimat selanjutnya juga menggunakan Bahasa Inggris. Apa daya, kemampuan terbatas belum bisa. Kenapa pakai Bahasa Inggris, bukankah judulnya tentang Al-Qur'an? Tentu saja kearena ada hubungannya dengan orang yang memberikan Al-Qur'an berwarna hijau untuk saya.

Setelah hujan reda, saya memasak sayur dan lauk untuk berbuka puasa bersama kak noha  dan adek anja. Setelah makanan bisa dicicipi dan hasilnya terlalu asin, barulah saya membaca pesan singkat melalui Whatsapp dari kak icang di Makassar yang mengabarkan akan datang ke Yogyakarta sekitar minggu depan. Senang? Tentu. Tapi banyak sedihnya kali ini. Karena dalam masa yang berdekatan saya harus pergi ke luar kota dalam waktu yang cukup lama.

Saya curahkan dengan cara agak berlebihan pada Kak Noha. Akhirnya air mata reda. Lalu adegan percakapan yang akan berhubungan dengan Bahasa Inggris dan Al-Qur'an berwarna hijau akan segera dimulai.


"Ne.u, ado ketinggalan sesuatu"
"Apo, kak?"

"Iniiii." Sambil mengeluarkan Al-Qur'an warna hijau dari dalam plastik warna hitam. 
"Wiih, cantiknyo. Kakak beli dimano? Berapoan kakak beli?"
"Hmm. Tadi disano. Dak dijual".
Lalu kami tertawa-tawa. Saya sebenarnya agak merasa gede rasa, kalau tidak salah dengar, kakak memaksudkan Al-Qur'an itu untuk saya.
Saya bergumam pada Si Hijau, "Aih, dek. Kakak tu cuman pamer bae. Cantik nian hijaunyo ni".
"Nah itu untuk Ne.u"

"Ha? Iyo kak? Ih, sebenarnyo kami tadi la mikir itu emang buat kami, tapi takut salah dengar"
Lalu kami tertawa lagi dan air mata saya keluar lagi.


Al-Qur'an warna hijau yang cantik itu jadi milik saya. Belum tahu kan hubungannya dengan Bahasa Inggris itu apa? Jadi Kak Noha itu sarjana sastra Inggris, bahkan sekarang sedang lanjut untuk mendapatkan gelar master dari jurusan Linguistik. Tadinya tulisan ini ingin dipersembahkan untuk kakak dalam Bahasa Inggris. Lain waktu sajalah.
Love you kak nohaa.

Friday, September 12, 2014

Buatlah Allah Begitu Spesial di Hatimu

Berbelit-belit. Iya itulah saya. Saya harus memulai dengan banyak kosa kata dan banyak berfikir dengan hati dan logika bahkan untuk sekedar memutuskan “ini adalah saat yang tepat untuk bilang.. lapar”. Percayalah.. yang saya tulis kali ini adalah tentang sebuah buku, tapi bukan saya bila tak memulai, member bumbu, dan mengakhirinya dengan berbelit-belit pula.

Ini tentang Tuhan. Tentang perasaan ingin menjadi “yang pantas” untuk menjadi hamba-Nya atas semua karunia yang telah diberikan kepada kita, kepada saya khususnya. Dari banyak buku dan tulisan yang saya baca, mungkin ini plagiarism.. Tapi saya yakin, Inshaa Allah, tidak! (fikiran yang manusiawi bukan?). Begini.. Lebih baik memberi daripada meminta, berikan milikmu yang paling berharga hanya karena Allah.. dan jangan tercengang bila Allah akan menggantinya dengan yang jauh lebih berharga bagi kita suatu hari nanti.

“Aku Jauh Engkau Jauh - Aku Dekat Engkau Dekat – Buatlah Allah Begitu Spesial di Hatimu” (Yadi Saeful Hidayat, 2014). Karena beliau menuliskan bahwa ketika kita mencintai Allah, tentu kita berharap Allah juga mencintai kita, yang berarti kita ini dicintai-Nya. Karena kadang-kadang saya lupa.. bahwa semua bahagia, suka, cita, dan cinta itu Allah SWT yang memberinya.

Otak saya sungguh penuh dengan hal yang ingin saya ceritakan, ingin saya bagikan, ingin saya tuliskan, ingin saya senandungkan, dan ingin saya simpan baik-baik keyakinannya.. Itu semua hanya masalah waktu J

Halaman 26, paragraph terakhir, kalimat ke-4, begini…

“Aku bergantung prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku di dalam hatinya, Aku mengingatnya pula. Jika dia mengingat-Ku di tengan orang banyak, Aku mengingatnya di tengah orang banyak yang lebih baik daripada mereka. Jika dia mendekat sejengkal kepada-Ku, Aku mendekat sehasta kepadanya. Jika dia mendekat sehasta kepada-Ku, Aku mendekat sedepa kepadanya. Jika dia mendatang-Ku dengan berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari” (Hadis Qudsi).

Bukunya belum selesai saya baca, baru saya beli malam ini setelah isya’ tadi. Harganya Rp 49.000 di Gramedia Kota Surakarta. Ini buku yang bagus dan baik. Bagus karena dikemas sedemikian rupa dengan tata bahasa yang menyenangkan, mendebarkan, dan santun. Baik? Tentu saja karena isinya tentang kebaikan, agar kita selalu ingat Tuhan, selalu berusaha dekat dengan-Nya, menjauhi larangan-Nya, membuat Allah SWT begitu special di hati kita. Saya sedang ingin berlari.. baru ingin. Tapi Allah SWT sudah memberikan banyak jalan, banyak cara, banyak tangan, dan banyak godaan pula tentunya.

Bismillahirrahmanirrahiim.. ayok kita berlari. Sampai jumpa di halaman akhir. Pada suatu masa, suatu ketika.. dalam kehidupan yang lebih baik, Inshaa Allah. Aamiin J


 

Notes Of Gea Template by Ipietoon Cute Blog Design