bagi saya, kesabaran ndak ada batasnya.
hanya orang lemah yang bilang "habis sudah kesabaran saya"
kekuatan muncul dari dalam diri.. bukan sekedar otot-otot sebesar telur angsa itu
doa
saya selalu percaya kekuatan doa
kata babang angga juga, bedakan antara pemberani dengan nekat.. bedakan antara hati-hati dengan penakut
tentang pilihan, semua ada pada diri masing-masing. tapi hasilnya, sudah pasti sesuai dengan yang digariskan Tuhan.
untuk kepedulian yang sering saya abaikan, mohon maaf lahir dan batin.
semoga saya masih punya cukup waktu untuk selalu melangkah dengan gagah berani dan penuh perhitungan.. dalam doa.. dalam bingkai sabar yang ndak ada batasnya.
Alamat
sekolah :
Jl. Lintas Timur Kel. Sengeti, Kec. Sekernan, Kab. Muaro Jambi, Jambi.
Wawancara ini dilakukan via
telpon pada tanggal 3 April 2012. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui
pengalaman guru mata pelajaran dalam membimbing siswa di kelasnya, dimana
seharusnya layanan bimbingan itu dilakukan oleh guru BK/konselor.
Dari hasil wawancara, narasumber mengungkapkan bahwa hampir di
setiap kelas akan selalu ada anak yang bermasalah. Masalah itu biasanya berupa
kenakalan remaja dan efek malas siswa tersebut. Perilaku siwa yang demikin itu
tentunya kan mengganggu proses belajar mengajar di kelas, karena kelas menjadi
tidak kondusif dan memerlukan perhatian yang lebih dari guru maupun murid.
Perilaku siswa yang identik dengan kenakalan remaja itu tentunya
dilakukan siswa karena adanya motif tertentu. Sebagaiman kita ketahui, tidak
ada tindakan yang tidak bermotif. Dari pengalaman narasumber, anak yang
seperti itu kemungkinan besar mengharapkan
perhatian dari guru.
Kenakalan anak yang biasanya ditunjukkan dengan tidak mau
mengerjakan tugas, disikapi oleh guru
dengan cara member kemudahan bagi anak tersebut. Misalnya saja memberikan tugas
lain yang lebih menarik perhatiannya untuk dikerjakan dan bersedia setiap kali
ia membutuhkan bantuan dalam mengatasi kesulitannya dalam pelajaran yang diampu
guru tersebut.
Perlu adanya pendekatan pada siswa tersebut, narasumber melakukan
pendekatan secara tersirat dengan menanyakan berbagai hal tentang siswa
tersebut. Dari pendekatan itulah dapat diketahui apa motif yang melatar
belakangi perilaku siswa tersebut. Situasi dan kondisi lingkungan di rumah si
anak juga bisa menjadi pemicunya. Ditambah dengan pengalaman selama
pertemuan-pertemuan di kelas, narasumber jadi mengetahui watak anak. Sehingga
bisa menentukan sikap untuk menghadapi dan membimbing anak tersebut.
Jika ternyata anak tersebut memang tipe anak yang suka ditekan
(dikerasi) untuk membimbingnya, maka kita harus membimbing kea rah tersebut
tetapi tidak boleh melakukan kekerasan, baik fisik maupun mental.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa guru mata pelajaran juga berhak dan
harus melakukan bimbingan terhadap peserta didik yang membutuhkan sesuai dengan
kapasitas guru tersebut. Bimbingan dari guru mata pelajaran itu akan membantu
terlaksananya program layanan BK di sekolah.
Saat kamu sedang berada di bangku kuliah khususnya semestes 4..silahkan baca tulisan ini dengan kerelaan hatimu dan dengan mengerahkan keyakinan penuh segenap jiwa raga untuk memposisikan dirimu sebagai mahasiswa semseter 4.
Untuk membuat harimu lebih semangat dan penuh warna-warni, yang "sebaiknya dilakukan adalah"...
- kamu harus sepenuhnya menyadari bahwa semakin lama berada di kampus maka akan semkin tualah dirimu, jadi jangan main-main membuang waktu dengan percuma
- uang jajan selama kuliah kemungkinan besar sudah bisa untuk membeli rumah, kendaraan, dan sawah di kampung, jadi hematlah...hemat dan medit pangkal kaya
- carilah jodoh, dunia kerja kan sangat membuatmu sibuk..jadi carilah jodoh sebelum yang memenuhi kualifikasi menjadi jatah orang lain
- berwisata kulinerlah kamu, terutam bagi anak rantau..kelak dirimu akan sangat merindukan masa-masa kuliah, setelah semester 4 percayalah..hari-harimu akan semakin tampak sebagai orang dewasa
- ibadahlah dengan tekun, maka Tuhan akan memudahkaan segala urusan dunia dan akhiratmu
- sering-seringlah beri kabar pada orang tua di rumah, siang dan malam mereka memikirkan, mendoakan, mencarikan nafkah, dan tak henti-hentinya menyayangimu dengan berbagai cara mereka yang sangat unik
oleh karena semua itu, sebagai mahasiswa semester 4 kamu "jangan lakukan ini semua.."
- ngupil sembarangan, karena itu akan mengotori jarimu lalu ketika dirimu lupa mencuci tangan, kuman-kuman dan bakteri akan menggerogoti kesehatanmu
- belanja ketika diskon 20%, karena biasanya menurut survey dan pengalaman orang-orang terdahulu, diskon itu ada karena harga sebenarnya telah dinaikkan beberapa ribu rupiah
- jajan sembarangan, karena itu artinya harus memberikan uangmu pada dokter yang sesungguhnya lebih banyak uang daripada dirimu
- mematikan hp tanpa lasan yang jelas, karena itu akan membuatmu merugi karena tidak mendapat sms jarkom, orang tua akan cemas.
- begadang, begadang bagi yang tidak cocok hanya kan membuat tubuhmu tirus dan orang-orang di rumahmu, di kampungmu akan mengira betapa menderitanya seorang mahasiswa, tentu saj aitu agak merusak citra mahasiswa...
- boros, ekonomi Indonesia ini sangat sulit di tebak perkembangannya walaupun yang sudah pasti terjadi adalah 'kacau', boros hanya kaan membuatmu sengsara terutama ketika tiba masanya 'buang angin' saja harus bayar.
AFDHAL FIKRI NASSER AMAT MUNTOBIIN ANGGITA DYAH NINGRUM BHAKTI WIRANTI CHRONIKA SIMATUPANG DENNIS VALENTINO PASARIBU DIEGO LESGENIA EMBUN RYANA PUTRI ERY RACHMADI ESTI DINA PERTIWI KINANDA UTAMI M H. SADDAM HAQI M. AGUNG KURNIA PRATAMA MARISA SYARIF MONICA GABE MARINA SITANGGANG MUHAMMAD HASBIY MUHAMMAD RAHMAD H DAULAY NOVI ALFIRAHMI NUR KAMALA OGIN ADIGUNA PRIMA SATRIA PUTRA REZA APRIANTO RIA MEILIZA SUDIRMAN RIKA SUSANTI S ROHMAT HAFINUDIN S. SANNI RIZKY PUTRI SEPTARIANTI ARINI SILVY ZAHARA SUGENG RIYADI SUYONO SYAFRI FIRMANSYAH
Ineu Handayani (yang cantik) asalnya dari mana neu? Dari Jambi... tau kan Jambi itu dimana? Awalanya dengan gokil ada teman yang jawab Jambi itu di Jawa Tengah..huaaa sedih banget orang ndak kenal Jambi nan elok permai. Uuh.
Terus teman-temanku juga banyak yang ngeledekin Jambi itu hutan semua ya isinya? Hahaha ndak sopan bangetlah..tapi lumayanlah buat seru-seruan, kadang ada juga obrolan agak serius dengan mereka tantang di Jambi ada tempat wisata apa aja? Nah loh..aku rada bengong juga jelasinnya.
Setelah searching..baca buku..tanya sana-sini, jadilah aku bisa jelaskan...di Jambi ada ini loh..
Air Terjun Segerincing
Air terjun setinggi 62 meter ini terdapat di Desa Tuo, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin , terletak kurang lebih 75 kilometer dari kota Bangko dan merupakan aliran sungai yang berasal dari Gunung Masurai. Dapat dicapai dengan kendaraan roda empat dan jalan setapak sejauh 200 meter.
Danau Kerinci
Danau ini terletak di Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, 20 kilometer dari kota Sungai Penuh, Ibukota Kabupaten Kerinci. Luas danau ini kurang lebih 5000 m persegi dengan ketinggian 783 meter di atas permukaan laut. Danau ini tempat yang sesuai untuk rekreasi memancing dan olahraga air. Di pinggir danau ini, terdapat berbagai akomodasi yang memadai bagi pengunjung.
Air Panas Semurup
Terdapat di Desa Semurup, Kecamatan Air Hangat, berjarak 11 kilometer dari Ibukota Kabupaten Kerinci. Sumber air panas ini mengandung belerang yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Untuk tempat mandi di tempat ini telah disediakan kamar-kamar pemandian yang dialiri air panas belerang lansung dari sumbernya.
Danau Gunung Tujuh
Danau seluas 1000 hektar ini terletak di atas bukit pada ketinggian 1996 meter di atas permukaan laut, kawasan ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Di kawasan danau ini terdapat beraneka ragam flora dan fauna serta pemandangan yang indah dengan udara yang sejuk dan bersih. Untuk pengunjung tersedia Pondok Wisata dan areal camping seluas 2 hektar. Danau ini terletak di Kecamatan Gunung Kerinci berjarak kurang lebih 50 kilometer dari ibukota Kabupaten Kerinci dan dapat dicapai dengan kendaraan roda empat dan jalan setapak yang berjarak kurang lebih 4 kilometer.
Taman Nasional Kerinci Seblat
Taman Nasional ini merupakan bagian rangkaian pegunungan Bukit Barisan yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi alam sejak tanggal 14 Oktober 1982 dengan luas areal kurang lebih 1.484.660 hektar. Secara geografis taman nasional ini merupakan bagian dari 4 propinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu. Fauna yang tercatat terdiri dari 37 jenis mamalia, 139 jenis unggas, 10 jenis reptil, 6 jenis amphibi, 6 jenis primata, Badak Sumatera, Gajah, Tapir, Harimau Sumatera, Siamang, Ungko, Simpaei, Wau wau dan lain-lain. Disamping itu juga terdapat hewan aneh yang disebut oleh penduduk setempat sebagai “Orang Pendek” dengan ciri-ciri pemalu, berjalan tegak, tidak berekor, kekar dan penuh dengan misteri.
Hutan Margasatwa Berbak
Taman Nasional ini terletak di wilayah Kecamatan Nipah dan Kecamatan Sadu serta Batanghari (Wilayah Kecamatan Kumpeh) daerah pantai timur Jambi. Kawasan Taman Nasional Berbak merupakan dataran rendah yang berawa-rawa dengan ketinggian 0-14 meter di atas permukaan laut. Di wilayah ini bayak terdapat delta-delta yang semakin meluas, terpengaruh oleh pasang surut air laut, maka terbentuklah rawa air laut tawar dengan vegetasi yang khas yang merupakan awal berlangsungnya proses pembentukan gambut. Taman Nasional ini memiliki nilai yang amat penting, baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun bagi penelitian yang bersifat ilmiah. Vegetasi di kawasan Taman Nasional ini ada 4 tipe yaitu: vegetasi payau, rawa, rawa gambut dan pantai. Di antara jenis floranya antara lain: bakau-bakauan, api-api, nipah, nibung, pinang merah, kayu hitam, jelantung, medang, bengkel dan lain-lain.
Binatang yang dilindungi dan langka antara lain Harimau Sumatera, Tapir, Buaya Sinyulong, Buaya Katak, Buaya Dara Laut, Elang Tikus, Kancil, Beruang Madu, Babi Hutan, Kera, Trenggiling, Landak, Tupai, Rusa, Sombar dan Lutung. Kegiatan yang dapat dilakukan di Taman Nasional Berbak ini berupa: rekreasi alam, pendidikan, penelitian ilmiah, olahraga dan lain-lain.
Museum Negeri Jambi
Terletak di perempatan jalan Prof. Dr. Soedewi Sofwan dan jalan Urip Sumoharjo, Kotamadya Jambi. Museum ini dibangun pada tahun 1981 di atas tanah seluas 13.350 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 4000 meter persegi. Di museum ini terdapat berbagai peninggalan sejarah dan budaya Jambi serta informasi tentang potensi alam yang terdapat di wilayah Jambi. Bentuk rumah Kajang Loko merupakan ciri khas dari arsitektur Museum Negeri Jambi.
Taman Anggrek Prof. Dr. Sri Soedewi Sofwan
Terletak di Kecamatan Telanaipura 5 kilometer dari pusat kota Jambi dengan luas areal kurang-lebih 25.056 meter persegi. Taman Anggrek ini dibangun atas prakarsa almarhum Prof. Dr. Soedewi Sofwan dan diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto pada tanggal 4 April 1984. Di dalam taman ini terdapat bangunan utama yaitu plaza, bangunan terbuka dalam bentuk joglo sebagai pusat layanan informasi, bangunan untuk budidaya anggrek, sebuah laboratorium, kolam alam dan sebagainya.
Candi Muaro Jambi
Terletak di Desa Muara Jambi, Kecamatan Sekerman, Kabupaten Muaro Jambi 25 kilometer di sebelah timur laut kota Jambi dan dapat dicapai melalui sungai Batanghari dan juga melalui jalur darat. Di kawasan ini terdapat beberapa candi yaitu Astano, Tinggi, Gunung Kembar Batu, Gedong, Kedaton dan Kota Mahligai. Penelitian terhadap peninggalan sejarah dan purbakala di Desa Muara Jambi ini telah dilakukan sejak tahun 1810 sampai tahun 1988. Salah satau temuan arca di Candi Gumpung yaitu arca Prajuaparamita dari zaman Singasari.
Bukit Dua Belas
Bukit ini terhampar di kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun kurang lebih 60 kilometer dari kota Bangko. Sejak tahun 1985 ditetapkan sebagai hutan lindung/cagar biosfir dengan luas areal 28.408 hektar. Penetapan sebagai hutan lindung, disamping tempat hidup suku Anak Dalam (Suku Kubu) yang diperkirakan berjumlah kurang lebih 1000 jiwa. Di daerah pinggiran hutan lindung ini terdapat sumber air panas yang mengandung lumpur panas yang menarik untuk dikunjungi.
Dan masih banyak lagi...tapi aku posting segini dulu yaa..ayo visit Jambi kanti-kanti sekaliaan ^_^
Mitos Datuk Darah Putih merupakan cerita tentang seorang panglima perang kerajaan yang ada di daerah dusun Sungai Aro, kabupaten Tebo, Jambi. Mitos tentang Datuk Darah Putih ini dipercayai oleh masyarakat dusun sungai Aro sebagai seorang panglima yang mempunyai darah berwarna putih bila mengalami luka ditubuhnya.
Cerita tentang Datuk Darah Putih disebutkan pada masa penjajahan Belanda ke daerah Sungai Aro. Raja sungai Aro merasa khawatir akan nasib rakyatnya yang terbelenggu rantai penjajahan. Bermusyawarahlah raja dengan para panglima untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan serangan yang akan menimpa kerajaan. Keputusan raja bahwa gerakan Belanda harus dihadang di laut. Berdasarkan strategi tempat penghadangan adalah di Pulau Berhala. Tugas itu dibebankan pada Datuk Darah Putih. Perintah itu diterima dengan tegas walau saat itu istri Datuk Darah Putih sedang hamil tua. Perpisahan itu tanpa isak tangis sang istri. Istrinya tahu bahwa suaminya pergi berjuang untuk membela Jambi dari jajahan Belanda. Datuk Darah Putih dan seluruh anggota pasukan pilihan tersebut berjalan dengan gagah berselempang semangat dan kejantanan yang tinggi.
Sesampainya di Pulau Berhala Datuk Darah Putih dan pasukannya mendirikan benteng pertahanan mulai dari pantai sampai ke puncak bukit. Beberapa hari kemudian kapal pasukan Belanda datang ke Pulau Berhala untuk mengambil persediaan minum. Pada saat itulah serangan mendadak pasukan Datuk Darah Putih dilancarkan ke Belanda. Karena sama sekali tidak mengira serangan itu membuat Belanda kewalahan dan akhirnya kalah oleh pasukan Datuk Darah Putih. Seluruh isi kapal disita dan kapal Belanda dibakar.
Menjelang malam keempat setelah kemenangannya Datuk Darah Putih dan pasukannya kembali menghadang Belanda yang datang di tengah laut. Pertempuran pun berlangsung beberapa hari dan ternyata pihak Belanda jauh lebih besar dan kuat dalam persenjataan. Kekalahan dalam jumlah dan senjata yang akhirnya membuat pasukan Datuk Darah Putih kalah. Di pertempuran itu Datuk Darah Putih terpenggal kepalanya oleh pedang prajurit Belanda. Kapalanya pun hancur dan tenggelam ke laut. Dari urat leher yang terputus bersimbah darah berwarna putih masih terdengar suara Datuk Darah Putih yang memerintahkan anak buahnya untuk segera membawanya mundur sedangkan yang lain meneruskan perlawanan. Oleh anak buahnya, Datuk Darah Putih di bawa ke benteng pertahanan. Kemudian Datuk Darah Putih memerintahkan anak buahnya untuk mencari batu sengkalan (penggiling cabai) untuk menutup lukanya. Setelah menutup lukanya dengan batu sengkalan maka berhentilah darah yang mengalir. Seperti tidak mengalami kecelakaan, Datuk Darah Putih beserta anak buahnya kembali bergabung dengan anggota pasukannya. Ia mengamuk dan menghantam habis semua serdadu Belanda. Pertempuran akhirnya dimenangi oleh Belanda.
Esok harinya Datuk Darah Putih kembali ke Negeri Sungai Aro. Ketika sampai di Sungai Aro, ia dipapah menuju rumahnya dan ia tidak mampir menghadap raja terlebih dahulu. Rakyat ikut mengiringinya sampai ke anak tangga rumah. Sang istri telah menunggu dan telah melahirkan seorang putra. Melihat kondisi suaminya yang sudah tanpa kepala, ia tetap pasrah dan kepulangan itu juga tidak ditangisinya. Kemudian Datuk Darah Putih perlahan meraih bayi dalam buaian. Sang bayi diam terlelap dalam tidurnya dan dengan kedua tangan yang kokoh Datuk Darah Putih mendekap anaknya ke dadanya dan kembali meletakkannya di buaian. Orang-orang yang hadir tenggelam dalam keharuan dan melinangkan air mata melihat dan merasakan seolah-olah ada dialog perpisahan diantara ayah dan anak, diantara suami dan istri, diantara panglima dan anak buahnya. Datuk Darah Putih pelan-pelan tertunduk dan kemudian berbaring di dekat buaian anak tercinta, anak ang hanya dapat dirabanya dan didekapnya tana mengetahui bentuk dan rupanya. Bersamaan dengan suara azan ashar yang sayup-sayup sampai dari kejauhan, tubuh Datuk Darah Putih terbujur kaku tak bernafas lagi.
Selamat datang di halaman khusus Ineu Handayani ^^
Ambil yang bermanfaat untukmu. Mohon maaf untuk kenangan yang terlewatkan. Ada kenangan yang tidak boleh diulang tetapi tidak dihapus. Karena kenangan, satu paket tumbuh bersama kita.