Saturday, February 11, 2012

Geografi Penduduk

Geografi Penduduk mempelajari tentang penampilan variasi ruang dari distribusi, komposisi, perpindahan dan pertumbuhan yang dikaitkan dengan variasi ruang di pelbagai tempat di permukaan bumi.
Yang dibahas dalam Geografi penduduk adalah:
  1. posisi geografi penduduk dalam konteks geografi
  2. sumber data geografi penduduk
  3. pendekatan dalam geografi penduduk
  4. pertumbuhan penduduk spatial
  5. persebaran penduduk di berbagai ruang permukaan bumi
  6. keterkaitan pertumbuhan penduduk dengan tanah, iklim, sumberdaya alam, sejarah, dan politik
  7. mobilitas penduduk geografi
  8. tekanan penduduk dan daya dukung lingkungan
Posisi geografi penduduk,
Geografi ----> Geografi Manusia ----> Geografi Ekonomi ----> Geografi Penduduk

Geografi Penduduk berbeda dengan Demografi. Demografi dalam mempelajari dinamika penduduk tidak melihat daya dukung lingkungan dengan faktor alam, hanya mengakaji Antroposfer saja, sedangkan geografi penduduk tidak hanya mempelajari antroposfer saja tetapi berhubungan dengan fenomena geosfer lainnya (Litosfer, Antroposfer, Hidrosfer, Atmosfer, dan Biosfer)

Jadi, Geografi Penduduk merupakan studi tentang cara dimana variasi spasial dalam distribusi, komposisi, migrasi, dan pertumbuhan populasi yang berkaitan dengan sifat tempat

Pengantar PLSBT

PLSBT adalah singkatan dari Pendidikan Lingkungan Sosial Budaya dan Teknologi, merupakan mata kuliah yang hanya ada di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. mata kuliah ini merupakan gabungan dari Ilmu Alam Dasar (IAD) yang diberikan pada mahasiswa kecuali jurusan MIPA, Ilmu Sosial Dasar (ISD) yang tidak diberikan pada mahasiswa FPIPS dan FIP, dan Ilmu Budaya dasar (IBD) yang tidak diberikan FPBS. alasan pengecualian itu karena mahasiswa di fakultas tersebut, dianggap telah memiliki bekal dari jurusannya ketika di SMA.
PLSBT muncul untuk mengkaji kompleksitas masalah lingkungan, sosial, budaya, dan pengaruh (efek) dari teknologi.
Salah seorang pelopor munculnya PLSBT di UPI Bandung, Astim Riyanto menyatakan, PLSBT muncul sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di UPI karena:
  1. perkembangan ilmu pengetahuan dari waktu ke waktu semakin cepat, banyak dan terspesialisasi. karena banyak dan cepatnya itu, tentu memunculkan berbagai masalah yang kompleks.
  2. perkembangan masyarakat yang dari waktu ke waktu semakin kompleks, ruwet, rumit, dan pelik.
Tujuan Mempelajari PLSBT:
  1. meningkatkan kesadaran lingkungan untuk mengembangkan kehidupan yang selaras, serasi, dan seimbang dengan lingkungan
  2. meningkatkan melek IPTEK dalam menerapkannya secara selaras, serasi, dan seimbang dengan lingkungan
  3. meningkatkan kesadaran diri selaku makhluk Tuhan dalam mendekatkan diri dengan-Nya, melalui hubungan sesama manusia dan lingkungan hidup
  4. meningkatkan kesadaran sebagai makhluk sosial, budaya dan bagian yang tak terpisahkan dari alam
  5. meningkatkan kepekaan dan keterbukaan terhadap masalah-masalah lingkungan sosial, budaya, dan teknologi serta bertanggung jawab dalam pemecahan masalah tersebut.
"Melalui mata kuliah PLSBT, mahasiswa diharapkan tidak sekedar mampu merasakan masalah, tetapi mau dan mampu mencari solusinya"

PLSBT merupakan kajian terhadap masalah-masalah LSBT secara scientific-komprehensif-general-integral dalam perspektif pendidikan untuk dicarikan alternatif pemecahannya.
Karena PLSBT merupakan suatu kajian, berarti PLSBT bukan merupakan suatu ilmu tetapi hanya pengetahuan saja.

Tuesday, February 7, 2012

Fungsi dan peranan Kurikulum

    Setelah kita mengetahui pengertian kurikulum, lalu kurikulum itu kita gunakan untuk apa? Sejauhmanakah peranannya? Ayo kita bahas bersama-sama...

    Bagi seorang pendidik, khususnya guru, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran. Agar mencapai target dengan maksimal. Lain halnya bagi seorang kepala sekolah, dimana kurikulum baginya berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan pengawasan terhadap berlangsungnya proses pembelajaran agar tidak keluar dari koridornya.

    Orang tua juga membutuhkan kurikulum, yakni sebagai alat bantu berupa pedoman untuk membimbing anaknya dalam proses belajar di rumah. Begitupula dalam masyarakat luas, kurikulum berfungsi sebagao pedoman untun memberi bantuan bagi penyelenggaraah proses pendidikan di sekolah. Bagi siswa sendiri, kurikulum berfungsi sebagai pedoman belajar, panduan untuk mengetahui apa-apa saja yang harus dipelajari dan dipahami olehnya.

Dari berbagai sumber, ada enam fungsi kurikulum yang berkaitan dengan fungsi kurikulum bagi siswa, diantaranya adalah:

  1. Fungsi Penyesuaian ( the adjustive or adaptive function ) : Kurikulum harus mampu mengarahkan siswa agar mampu menyesuiaankan dirinya dengan lingkunagn baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial.
  2. Fungsi Integrasi ( the integrating function ) : Kurikulum bermakna sebagai alat pendidikan harus mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utuh, untuk dapat hidup dan berintegrasi dengan masyarakat.
  3. Fungsi Diferensiasi ( the differenting function ) : Kurikulum bermakna sebagai alat pendididkan harus mampu memberikan pelayanan terhadap perbedaan individu siswa.
  4. Fungsi Persiapan ( the propedeutic function ) : Kurikulum bermakana sebagai alat pendidikan harus mampu mempersiapkan siswa untuk melanjutkan studi kejenjang pendidikan selanjutnya.
  5. Fungsi Pemilihan ( the selective function ) : Kurikulum bermakna sebagai alat pendidikan harus mampu memberi kesempatan kepada siswa untuk memilih program belajar yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
  6. Fungsi Diagnostik ( the diagnostic function ) : Kurikulum bermakna sebagai alat pendidikan harus mampu membantu dan mengarahkan siswa untuk dapat memahami dan menerima kekuatan (potensi) dan kelemahan yang dimilikinya.


 

Notes Of Gea Template by Ipietoon Cute Blog Design